Bali – PWK Undip. Tanggung jawab penataan ruang bukan hanya oleh pemerintah tetapi juga oleh kalangan dunia usaha dan masyarakat. Peran aktif masyarakat untuk merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan tata ruang merupakan salah satu elemen terpenting untuk mewujudkan kota dan wilayah yang nyaman, aman, tertib dan berkelanjutan. Pemuda dan pelajar sebagai insan penerus pembangunan harus berperan aktif dalam perencanaan dan pembangunan bangsa yang terus menghadapi berbagai tantangan baik dari dalam maupun global.

Peran penting pelajar ini diwujudkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dalam sebuah pelatihan pembentukan pelopor madya penataan ruang. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diikuti oleh siswa-siswi terbaik perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia. Tahun ini (2013), pelatihan pelopor madya penataan ruang diselenggarakan di Wedhapura Bali dari tanggal 26 Juni hingga 4 Juli 2013, melibatkan 70 siswa-siswi terbaik dari seluruh Provinsi di Indonesia. Para calon pelopor mendapatkan materi yang berhubungan dengan pembangunan wilayah dan kota dari berbagai nara sumber baik berasal dari pelaku perencanan dan pembangunan (birokrat) maupun kalangan akademik.

Dalam kesempatan ini, JPWK Undip yang diwakili oleh Ir. Retno Susanti, MT dan Sariffuddin, MT diundang sebagai pemateri pengenalan perencanaan kota berkelanjutan dan pengenalan perencanaan wilayah berkelanjutan. Dalam paparannya, Ir. Retno Susanti, MT menjelaskan mengenai pentingnya perencanaan kota di Indonesia, berbagai tantangan yang dihadapi serta dampak globalisasi terhadap perkembangan kota-kota di Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Sariffuddin, MT memaparkan pentingnya perencanaan wilayah dalam mendukung produktivitas kota-kota di Indonesia, pentingnya perencanaan wilayah, hingga kendala yang dihadapi Indonesia dalam perencanaan wilayah di Indonesia. SF