Semarang, 31 Januari 2026 – Lomba Petualangan Tangguh Bencana sukses digelar oleh KKN-T Tim 35 Kelompok 1 di Kelurahan Ngemplak Simongan sebagai upaya edukatif untuk menanamkan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4–5 SD yang dibagi ke dalam kelompok kecil beranggotakan empat anak. Dengan konsep petualangan berbasis permainan, lomba ini dikemas secara interaktif agar peserta dapat belajar sambil bermain, sekaligus mengenal dasar-dasar keselamatan dan penanganan bencana secara menyenangkan dan mudah dipahami.
Rangkaian lomba dilaksanakan melalui empat pos yang tersebar dari RW 1 hingga RW 5, masing-masing dengan tantangan yang dirancang untuk membangun pengetahuan, keterampilan, dan sikap tanggap bencana. Pos 1 (Looting Time) melatih peserta dalam menentukan prioritas kebutuhan melalui simulasi penyusunan tas siaga bencana, sehingga anak-anak memahami barang apa saja yang paling penting saat kondisi darurat. Pos 2 (Medical Hand) memberikan pengalaman praktik pertolongan pertama sederhana, yang menumbuhkan keberanian, kepedulian, serta kesiapan dalam membantu sesama. Sementara itu, Pos 3 (Magic Hint) memperkuat pemahaman peserta terhadap rambu-rambu bencana, dan Pos 4 (Blind Rescue) menanamkan nilai kerja sama, komunikasi, serta kepercayaan antaranggota tim melalui simulasi penyelamatan korban.

Untuk menambah dinamika permainan, panitia menyediakan berbagai kupon keuntungan seperti eagle eye, magic hands, magic bag, magic hint, golden time, dan lucky charm yang dapat dimanfaatkan di pos tertentu. Mekanisme ini mendorong peserta untuk berpikir strategis, beradaptasi dengan situasi yang berubah, serta mengambil keputusan secara kolektif. Melalui kegiatan ini, anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan kebencanaan, tetapi juga membentuk karakter tangguh, responsif, dan peduli terhadap keselamatan diri maupun lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim KKN yang terdiri atas mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan. Tim ini melibatkan Akhmad Fakhri Zain, Irham Anbya Haikallatif, Syifa Widya Hapsari Sugiarto, Hadid Mujahidillah, dan Asti Ananta Ardiningrum dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, serta Aurelia Yuwanda Putri dari Program Studi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan, Sekolah Vokasi. Keterlibatan lintas fakultas semakin diperkuat oleh Helena Amithya da Rato dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Dian Christian Lahagu dari Fakultas Hukum, Muhammad Shaquille Kana dari Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Matematika, serta Adinda Putri Salsabila dari Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kolaborasi lintas disiplin ini menghadirkan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi dalam pelaksanaan edukasi serta penguatan kesiapsiagaan bencana di Kelurahan Ngemplak Simongan.