Semarang Barat, Jumat 23 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Periode I Tim 35 Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Sekolah Siaga Bencana (SSB) di SDN Krobokan, Kecamatan Semarang Barat. Sekolah Siaga Bencana merupakan program nasional untuk menindaklanjuti tingginya tingkat kejadian bencana dan potensi bencana di Indonesia. Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu implementasi tema KKN-T Tim 35 yaitu Kecamatan Tangguh Bencana. Ketua LPMK Kelurahan Krobokan menyampaikan bahwa “Terdapat beberapa titik yang sering terjadi genangan, salah satunya di depan SDN Krobokan yang seringkali mengalami genangan air saat intensitas hujan tinggi.” Kegiatan sosialisasi Sekolah Siaga Bencana ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, terutama banjir.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan pemaparan pengetahuan umum terkait bencana banjir dan longsor. Mahasiswa KKN-T Tim 35 menjelaskan pengertian, dampak, sikap yang benar untuk menghadapi bencana alam, dan peran anak dalam kesiapsiagaan bencana. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi quiz time yang melibatkan siswa secara aktif. Kuis diberikan sebagai sarana evaluasi sekaligus untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Siswa SDN Krobokan terlihat antusias dalam menjawab pertanyaan dan mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh semangat. Melalui metode ini, suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan tanpa mengurangi substansi materi kebencanaan.

Sosialisasi Sekolah Siaga Bencana diakhiri dengan simulasi evakuasi bencana. Simulasi ini bertujuan untuk melatih siswa dalam memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadinya bencana banjir. Mahasiswa KKN-T Tim 35 memberikan arahan mengenai prosedur evakuasi serta pentingnya titik kumpul yang aman serta peralatan siaga bencana. Melalui simulasi ini, siswa juga diajak memahami peran anak dalam kesiapsiagaan bencana, khususnya dalam menjaga keselamatan diri dan tetap tenang saat menghadapi kondisi darurat.

Kegiatan Sosialisasi Sekolah Siaga Bencana ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Periode I Tim 35 Universitas Diponegoro yang terdiri dari Regina Victorya Francysca, Khansa Salsabila Putri, Bernadette Kaisra Sara Delphina, Depina Natasya, dan Naufal Maulana Syukur dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik, Akmal Irvan Maulana dari Program Studi Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan (PTRP) Sekolah Vokasi, Naufal Putra Anata dari Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jeremia Febrian dari Program Studi dan Fakultas Hukum, Farhan Hariz Abdurrahman dari Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Matematika, dan Astree Ariandari Hafidzah dari Program Studi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Para Mahasiswa terlibat secara aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan sosialisasi. Tim KKN-T 35 menyampaikan bahwa, “Melalui kegiatan Sosialisasi Sekolah Siaga Bencana ini, kami berharap siswa dapat memahami pentingnya kesiapsiagaan sejak dini dan mampu bersikap tanggap saat menghadapi situasi darurat.” Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kesiapsiagaan warga sekolah sebagai upaya membangun kecamatan yang tangguh terhadap bencana.A